Sebagai orangtua, sudah merupakan tugas dan juga tanggung jawab kita untuk dapat mengajarkan anak tentang segala hal yang ada di dalam hidup. Mulai dari berbagai hal sederhana sampai dengan berbagai masalah yang kompleks sekalipun. Perubahan jaman menyebabkan sedikit perbedaan antara orangtua dulu dengan orang tua sekarang. Dulu, orang tua takut jika anak-anak mereka tidak belajar karena menonton tayangan animasi kartun.

Diajarkan Kepada Anak Mengenai Internet

Sekarang, orang tua takut jika anak-anak tidak belajar karena terlalu lama berselancar di dalam dunia maya. Namun pada zaman sekarang ini, dimana semua hal dapat dilakukan serba digital seperti sekarang, orangtua mungkin tidak akan mungkin membatasi sebuah penggunaan yang ada di dalam teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Tidak membatasi bukan berarti anda tidak mengajarkan bagaimana cara menggunakannya dengan bijak dan juga aman. Tugas orangtua adalah mengajarkan dan juga memastikan anak untuk dapat menggunakan internet dengan cara yang baik.

Kemajuan sebuah teknologi membawa berbagai macam dampak dalam kehidupan, baik positif maupun juga negatif. Di sisi positif, kita juga nantinya akan dapat melihat bahwa mudahnya internet untuk dapat membawa berbagai macam informasi secara cepat. Arus informasi seakan menjadi sebuah hal yang tidak ada batasnya. Di sisi negatif, teknologi sendiri menjadi sebuah hal yang kemudian dapat mempermudah pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

Penipuan dan juga manipulasi yang sering terjadi secara online. Menjadi salah satu kemajuan dari teknologi yang ramai digunakan, termasuk juga oleh anak-anak. Tidak jarang anak-anak bahkan sudah memiliki akun media sosial seperti Facebook atau Twitter. Dengan berkembangnya pengguna media sosial, diantaranya anak-anak, menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua. Mengingat angka kejahatan yang ada di dunia maya (cyber crime) juga meningkat seiring dengan bertambah majunya teknologi. Namun Anda tidak bisa terus menerus mendampingi anak anda ketika mereka menggunakan media.

Anda juga harus mengajarkan bagaimana cara menggunakannya dengan aman. Mengajarkan anak-anak untuk dapat menggunakan media secara online secara aman merupakan sebuah hal yang tidaklah mudah, mengingat usia mereka yang sekarang masih kecil. Anda harus dapat menyampaikannya menggunakan sebuah bahasa sederhana yang dapat mudah dipahami anak. Jika Anda merasa ragu apa saja yang nantinya perlu diajarkan kepada anak, maka anda dapat melakukan beberapa tips berikut:

1. Tekankan pentingnya keamanan passwords

Ketika Anda mengijinkan anak dapat menggunakan sebuah media sosial, pastikan mereka nantinya memiliki sebuah password yang aman. Pertama, hindari untuk penggunaan password yang menggunakan tanggal lahir, nama lengkap, nama panggilan, dan juga berbagai macam hal lain yang dapat mudah ditebak.

Untuk meningkatkan keamanan, ajari anak nantinya untuk menyusun password yang terdiri dari kombinasi huruf dan juga angka. Kedua, jangan berikan password ataupun juga akun kepada orang lain kecuali orang tua. Ajarkan anak untuk menjaga password hanya untuk dirinya sendiri dan juga orang tua. Ketiga, hindari menulis password di sebuah notes.

Biasanya anak sulit untuk dapat mengingat passwordnya. Oleh arena itu ajaran anak untuk memberitahu password kepada Anda daripada mereka menulisnya di notes. Terakhir, ubah password secara berkala, misalnya saja sebulan atau dua bulan sekali. Hal ini dilakukan untuk menghindari akun dari tindak kejahatan. Selain itu, dengan mengganti password secara berkala dan mengajarkan anak untuk dapat disiplin.

2. Amankan data pribadi

Akun media sosial biasanya akan menawarkan fasilitas untuk mengisi data informasi yang dimiliki pengguna. Anak-anak nantinya masih terlalu kecil untuk memisahkan mana data pribadi dan mana yang bukan. Mengisi akun dengan informasi pribadi merupakan sebuah kesalahan besar. Ajarkan anak untuk dapat menghindari menuliskan sebuah informasi pribadi yang ada di dalam akunnya.

Misalnya saja seperti nomor telepon, alamat rumah, nama sekolah, dan juga berbagai hal lain-lain. Dari informasi pribadi, orang tersebut nantinya akan lebih mudah mengetahui informasi pribadi anak dan juga dapat mengetahui kegiatannya. Ajarkan anak untuk berhati-hati dan memilah tentang informasi.

Selain itu, penting juga untuk diingatkan kepada anak untuk dapat berhati-hati dalam mengunggah sesuatu di dalam akun media sosial agar nantinya tidak berbau informasi pribadi. Karena sekalipun telah dihapus, hal tersebut nantinya telah dilihat pula oleh orang lain. Jadi penting untuk selalu berhati-hati dalam membagikan sesuatu di internet.

3. Waspada terhadap situs yang tidak dikenal

Internet tidak selalu dipenuhi dengan berbagai informasi yang mendidik. Terkadang muncul berbagai situs-situs tidak dikenal. Ajari anak untuk waspada terhadap situs tersebut. Tidak jarang situs tidak kenal meminta untuk mengunduh aplikasi, memasukan sebuah alamat email, dan lain-lain. Hindari untuk melakukan apa yang diminta oleh situs tersebut. Ajarkan anak untuk langsung menutup situs dari sumber yang tidak jelas. Hal ini nantinya untuk meningkatkan keamanan anak dalam menggunakan sebuah media.

4. Hindari percakapan dengan orang tidak dikenal

Akun media sosial juga menyediakan sebuah layanan chatting dengan pengguna lain. Anda sebagai orang dewasa seringkali mendapat sebuah pesan dari orang tidak dikenal. Ketika orang dewasa pun tidak ingin melakukan sebuah percakapan dengan orang tidak kenal, begitupun juga dengan anak Anda.

Ajarkan anak nantinya untuk tidak mengirim atau membalas tentang pesan dari orang tidak dikenal. Seperti yang ada di dalam dunia nyata, ketika Anda mengajarkan anak untuk lebih berhati-hati terhadap orang asing. Begitupun di dalam dunia maya, untuk tetap berhati-hati terhadap orang asing. Karena dunia maya sendiri menjadi sebuah hal yang dapat menghubungkan orang yang tidak saling kenal satu sama lain.

5. Dampingi pada saat penggunaan Internet

Pada saat anak anda nantinya baru belajar berjalan, orangtua pastinya harus terus mendampingi anak-anak. Sama halnya ketika anak Anda memberikan sebuah kepercayaan kepada anak untuk menggunakan sebuah media sosial. Dampingi mereka dan kemudian ajarkan hal-hal dasar yang nantinya perlu diketahui. Beri anak-anak sebuah kepercayaan untuk menggunakan sebuah media sosial dengan cukup bijak. Ajarkan anak untuk percaya juga kepada Anda agar nantinya dapat datang kepada Anda membawa pertanyaan kapanpun mereka butuh.

6. Ajarkan anak membela diri

Ajarkan anak nantinya untuk berani membela diri dari orang lain
dan membela orang lain bila ada hal yang tak sesuai terjadi. Misalnya, bilang pada anak untuk segera membela temannya yang memang mendapat kan ‘bully’ di sosial media dalam bentuk pengaduan atau bentuk laporan. Pastikan Anda menjaga anak Anda dalam menggunakan internet dan juga mengajaknya untuk menjadi orang yang juga dapat menjaga orang di sekitarnya dalam penyalahgunaan internet.

Demikian itulah beberapa hal yang dapat anda ajarkan kepada anak anda saat anak sudah mulai menggunakan internet. Pastikan anda menjelaskan beberapa hal di atas dengan cara yang mudah dipahami oleh mereka. Sekarang ini penggunaan internet menjadi sebuah hal atau perilaku yang tidak dapat dihindari karena memang kita membutuhkan internet di dalam aspek kehidupan.