Perkembangan dunia maya saat ini sangatlah pesat dan nyatanya pada hal itu membuat penyebaran informasi juga semakin cepat. Bahkan pada informasi pribadipun akan sangat mudah disebar luaskan di dalam dunia online. Padahal, data pribadi yang tersebarluas di dunia maya sangatlah beresiko pencurian data dan hal-hal negatif lainnya.

Contoh dari Kejahatan Cyber Crime

Berikut ini adalah ada beberapa kasus dari kejahatan di dunia maya yang sering kali terjadi di Indonesia maupun yang ada di dunia.

  • Memalsukan Akun Facebook orang lain

Ada salah satu yang menjadi contoh kejahatan cyber crime yang sering sekali terjadi di dunia maya adalah kloningan dari akun facebook itu sendiri yang bukan milik nya sendiri. Pada tindakan ini sering sekali terjadi kepada para yang memiliki paras cantik atau juga ganteng dan juga memiliki banyak followers.

Dengan itu banyaknya atensi yang akan diterima oleh akun-akun kloningan. Cyber crime model seperti ini biasanya akan meminta orang yang sudah terjebak jebakannya untuk mengirimkan uang dengan cara minta di transfer ke salah satu rekening tertentu. Jadi untuk kalian semuanya jangan mudah untuk percaya dengan orang yang mengaku-ngaku sebagi orang tersebut lalu langsung minta transfer untuk meminta bantuan.

  • Femomena Ransomware WannaCry

Beberapa tahun yang lalu dagat raya digital digemparkan oleh kemunculan sebuah virus komputer, virus itu dinamakan sebagai virus Ransomware WannaCry yang dalam hal ini mampu mengunci data-data komputer seseorang. Cara nya untuk membuka atau mengakses data tersebut adalah kalian memberika uang untuk tebusan melalui wallet Bitcoin.

Jenis-jenis Cyber Crime

Setelah mengerti tentang cyber crime dan beberapa contoh kasusnya, berikut ini adalah jenis-jenis dari cyber crime yang sudah banyak terjadi di dunia ini.

  • Pencurian sebuah data

Aktivitas dari cyber crime yang satu ini itu untuk memenuhi kepentingan dari komersial karena disini ada pihak lain yang menginginkan sebuah data rasia yang orang lain miliki. Pada tindakan ini tentu saja sifatnya itu ilegal masuk kekategori aktifitas yang kriminal karena hal ini dapat menimbulkan sebuah kerugian material yang berujung pada kebangkrutan pada perusahan tersebut.

  • Cyber Terorism

Cyber terorism ini adalah merupakan tindakan dari cyber crime yang banyak sekali dipengaruhi oleh negara yang besar yang ada di dunia, termasuk nya yang ada di Indonesia. Pada pasalnya, aktivitas cyber terorism sering sekali mengancam keselamatan para warga negara atau juga bahkan stake holder yang mengaturnya pada jalannya pemerintahan.

  • HackingĀ 

Pada jenis ini cyber crime berikutnya adalah Hacking. Tindakan berbahaya ini sering kali dilakukan oleh orang-orang yang programer handal ini biasanya untuk mencari kelemahan pada suatu perusahaan atau hal yang lain untuk mencari sebuah keuntungan materi atau kepuasan pribadi.

Jika melihat dari kegiatanĀ  yang dilakukan, hacking ini sebenarnya tidaklah selalu mengarah pada hal yang negatif tetapi bisa juga mengarah ke hal yang positif juga yang tentu saja pada kegiatan ini bermanfaat dan juga tidak merugikan sama sekali.

Misalnya itu adalah jika seorang hacker yang diberikan tugas untuk melacak sesuatu kejahatan seperti buronan atau yang berkerja sama dengan pihak yang berwenang untuk beraktifitas yang ilegal di ranahnya digital.

  • CardingĀ 

Carding adalah istilah yang sering kali digunakan untuk sebutan penyalahgunaan informasi kartu kredit miliknya orang lain. Para pelaku ini biasanya menggunakan akses credit ini untuk berbelanja atau untuk berfoya foya secara online. Dan setelah itu barangnya akan dijualkan kembali agar mendapatkan sebuah keuntungan dari sebuah carding tersebut.

Pada tindakan kejahatan ini biasanya sering sekali terjadi di luar negri sementara itu untuk para penggunanya yang berada di Indonesia angka kasus tersebut belum tercatat terlalu besar karena minimnya pengguna kartu kredit yang sangat gemar berinteraksi di dunia maya.

Tips aman menggunakan dunia maya

Ada beberapa tips yang seringkali digunakan untuk berselancar di dunia maya itu dengan aman.

  • Gunakan kata sandi yang unik di semua akun yang ada

Mengingat hal itu kata sandi bisa jadi sangat sulit sehingga kita seringkali memilih kata sandi yang mudah dan dapat dengan mudah untuk diingat, dan juga seringkali kita menyamaratakan semua kata sandi disemua sosmed kita. Mungkin saja kita tidak sadar semakin mudan dan juga menyamaratakan kata sandi maka akan sangat mudah juga untuk meretas akun akun sosmed kalian.

Oleh karena itu kalian sangat perlu membuat kata sandi dengan beragam kombinasi yang unik, mulai dari huruf gede kecil atau bisa juga dikombinasi dengan angka-angka dan kalian juga bisa dengan tanda baca yang jarang sekali orang menotis nya. Setelah itu kalian pastikan lagi jika kata sandi itu tidak digunakan untuk seluruh akun yang kalian punya, karena itu sangat beresiko untuk keselamatan akun kalian.

  • Selektif lagi untuk menerima pertemanan

Karena media sosial sering kali menjadi jalan masuk untuk dari kehidupan seseorang. Maka jika orang yang di ijinkan masuk ke dalamnya seharusnya itu harus disaring dulu agar tidak kerjadi kecolongan. Jangan sampai kalian hanya demi sebuah follower yang banyak kalian sembarang memberika akses ke orang lain untuk masuk melihat lihat profil kalian. Maka dari itu kita jadi mengesampingkan soal keamanan, terutama jika kamu seorang yang sangat aktif disosial media dan selalu saja mengupdate kegiatan kegiatan kalian ke media sosial, kalian harus hati-hati.

  • Lindungi informasi yang sifatnya sensitif dan juga pribadi

Terkadang sering kali kita dimintai untuk mengisikan data-data pribadi kita kesebuah situs internet, dan itu tidak terjadi apa-apa. Tapi pada sebelumnya, yang pertama itu kalian harus pastikan lagi situs tersebut yang berada dalam jaringan yang aman atau tidak.

  • Jaga reputasi online kalian

Ada baik nya jika kalian secara sekala kita mengevaluasi aktifitas kita di internet dengan mencari data diri sendiri di situs pencarian dan coba kalian lihat hasilnya. Bisa saja kita dapat menemukan informasi-informasi pribadikita yang seharusnya tidak tersebar secara luas. Dengan beginipun kita dapat menyesuaikan lagi antara privasi yang ada pada media sosial yang kita miliki.

  • Buat aturan untuk pemakaian situs dan games

Sama dengan buku dan film ada beberapa bentuk hiburan lainnya, pada situs dan games terkadang juga memiliki batasannya sendiri untuk usianya. Oleh karena itu kita harus mengatur kembali situs dan aplikasi agar bisa digunakan sesuai dengan usia yang kita jalani. Bagi kalian yang jika memiliki anak pada hal ini sangat penting untuk terus melihat gerak-gerik nya anak saat mereka mulai berselancar di dunia maya.

Jika kita melihat ada konten atau tindakan-tindakan yang mengancam, kita harus segera melaporkan hal tersebut ke ahlinya atau kebidangnya. Bagi untuk situs layanan Microsoft, Facebook, Twitter dan juga Instagram, semuanya memiliki fitur Report Abuse untuk melaporkan hal-hal yang dirasa mengancam atau merugikan pihak kalian.